Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts

May 01, 2013

PENCIPTAAAN NUR NABIYYUNA SAYYIDINA MUHAMMAD

PENCIPTAAAN NUR NABIYYUNA SAYYIDINA MUHAMMAD


OLEH: Abu Nawas Majdub


Suatu hari Sayidina Ali, karamallahu wajhahu, misan dan menantu Nabi Suci SAW bertanya,

"Wahai (Nabi) Muhammad, kedua orang tuaku akan menjadi jaminanku, mohon katakan padaku apa yang diciptakan Allah Ta’ala sebelum semua makhluk ciptaan?"

Beliau menjawab : "Sesungguhnya, sebelum Rabbmu menciptakan lainnya, Dia menciptakan dari Nur-Nya nur Nabimu."

Di Hadist yang lain, yang diiiwayatkan dari Abdurrazaq ra yang diterimanya dari Jabir ra, bahwa Jabir pernah bertanya kepada Rasulullah saw, "Ya Rasulullah, beritahukanlah kepadaku, apakah yang mula-mula sekali Allah jadikan?".

Rasulullah saw menjawab : "Sesungguhnya Allah ciptakan sebelum adanya sesuatu adalah nur Nabimu dari Nur-Nya."

Nur Muhammad itu sudah ada sebelum adanya segala sesuatu di alam ini. Nur Muhammad dianugerahi tujuh lautan : Laut Ilmu, Laut Latif, Laut Pikir, Laut Sabar, Laut Akal, Laut Rahman, dan Laut Cahaya.


Dia kemudian membagi Nur ini menjadi empat bagian Dari bagian pertama Dia menciptakan Pena. dari bagian kedua lawhal-mahfudz, dari bagian ketiga ‘Arsy”.

Kini telah diketahui bahwa ketika Allah menciptakan lawhal-mahfudz dan Pena. Pada pena itu terdapat seratus simpul, jarak antara kedua simpul adalah sejauh dua tahun perjalanan. Allah kemudian memerintahkan Pena untuk menulis, dan Pena bertanya, "Ya Allah, apa yang harus saya tulis?"

Allah berfirman, “Tulislah : la ilaha illallah,Muhammadan Rasulullah”.

Atas itu Pena berseru, "Oh, betapa sebuah nama yang indah, agung Muhammad itu bahwa dia disebut bersama Asma Mu yang Suci, ya Allah".

Allah kemudian berfirman, "Wahai Pena, jagalah kelakuanmu ! Nama ini adalah nama Kekasih-Ku, dari Nurnya Aku menciptakan ‘Arsy dan Pena dan lawhal-mahfudz; kamu, juga diciptakan dari Nurnya. Jika bukan karena dia, Aku tidak akan menciptakan apapun”.

Ketika Allah SWT telah mengatakan kalimat tersebut, Pena itu terbelah dua karena takutnya kepada Allah, dan tempat dari mana kata-katanya tadi keluar menjadi tertutup/terhalang, sehingga sampai dengan hari ini ujungnya tetap terbelah dua dan tersumbat, sehingga dia tidak menulis, sebagai tanda dari rahasia Ilahiah yang agung.

Kemudian Allah memerintahkan Pena untuk menulis "Apa yang harus saya tulis, Ya Allah?" bertanya Pena. Kemudian Rabb al Alamin berkata, "Tulislah semua yang akan terjadi sampai Hari Pengadilan !”.

Berkata Pena, "Ya Allah, apa yang harus saya mulai?". Berfirman Allah, "Kamu harus memulai dengan kata-kata ini: Bismillah al-Rahman al-Rahim."

Dengan rasa hormat dan takut yang sempurna, kemudian Pena bersiap untuk menulis kata-kata itu pada Kitab (lawh al-mahfudz), dan dia menyelesaikan tulisan itu dalam 700 tahun.

Ketika Pena telah menulis kata-kata itu, Allah SWT berfirman "Telah memakan 700 tahun untuk kamu menulis tiga Nama-Ku; Nama Keagungan-Ku, Kasih Sayang-Ku dan Empati-Ku. Tiga kata-kata yang penuh barakah ini saya buat sebagai sebuah hadiah bagi ummat Kekasih-Ku Muhammad. Dengan Keagungan-Ku, Aku berjanji bahwa bilamana abdi manapun dari ummat ini menyebutkan kata Bismillah dengan niat yang murni, Aku akan menulis 700 tahun pahala yang tak terhitung untuk abdi tadi, dan 700 tahun dosa akan Aku hapuskan.”

“Sekarang (selanjutnya), bagaian ke-empat dari Nur itu Aku bagi lagi menjadi empat bagian: Dari bagian pertama Aku ciptakan Malaikat Penyangga Singgasana (hamalat al-’Arsy); Dari bagian kedua Aku telah ciptakan Kursi, majelis Ilahiah (Langit atas yang menyangga Singgasana Ilahiah, ‘Arsy); Dari bagian ketiga Aku ciptakan seluruh malaikat (makhluk) langit lainnya.”

“kemudian bagian keempat Aku bagi lagi menjadi empat bagian: dari bagian pertama Aku membuat semua langit, dari bagian Kedua Aku membuat bumi-bumi, dari bagian ketiga Aku membuat jinn dan api.”

“Bagian keempat Aku bagi lagi menjadi empat bagian : dari bagian pertama Aku membuat cahaya yang menyoroti muka kaum beriman; dari bagian kedua Aku membuat cahaya di dalam jantung mereka, merendamnya dengan ilmu ilahiah; dari bagian ketiga cahaya bagi lidah mereka yang adalah cahaya Tawhid (Hu Allahu Ahad), dan dari bagian keempat Aku membuat berbagai cahaya dari ruh Muhammad SAW”.

Ruh yang cantik ini diciptakan 360.000 tahun sebelum penciptaan dunia ini, dan itu dibentuk sangat (paling) cantik dan dibuat dari bahan yang tak terbandingkan Kepalanya dibuat dari petunjuk, lehernya dibuat dari kerendahan hati. Matanya dari kesederhanaan dan kejujuran, dahinya dari kedekatan (kepada Allah). Mulutnya dari kesabaran, lidahnya dari kesungguhan, pipinya dari cinta dan kehati-hatian, perutnya dari tirakat terhadap makanan dan hal-hal keduniaan, kaki dan lututnya dari mengikuti jalan lurus dan jantungnya yang mulia dipenuhi dengan rahman.

Ruh yang penuh kemuliaan ini diajari dengan rahmat dan dilengkapi dengan adab semua kekuatan yang indah. Kepadanya diberikan risalahnya dan kualitas kenabiannya dipasang. Kemudian Mahkota Kedekatan Ilahiah dipasangkan pada kepalanya yang penuh barokah, masyhur dan tinggi di atas semua lainnya, didekorasi dengan Ridha Ilahiah dan diberi nama Habibullah (Kekasih Allah) yang murni dan suci.

Kemudian Allah SWT menciptakan sebuah pohon yang dinamakan Syajaratul Yaqin. Tangkainya berjumlah empat. Kemudian diletakanlah Nur Muhammad pada pohon tersebut. Namun, kehadiran Nur Muhammad, itu membuat pohon bergetar hebat hingga berubah menjadi permata putih. Sedangkan Nur Muhammad memuji bertasbih ke hadirat Allah Ta’ala 70.000 tahun lamanya. Pada permata tersebut, Nur Muhammad mencoba bercermin. Wajahnya begitu indah dilihat. Bentuknya seperti burung merak, dan pakaiannya demikian indah. Dihiasi dengan berbagai perhiasan. Kemudian ia bersujud lima kali.

Allah SWT melihatnya, membuat Nur tersebut merasa malu dan takut. Lalu keluar keringat dari kepalanya. Dari keringat tersebut Allah SWT menciptakan nyawa malaikat. Dari keringat wajahnya, diciptakanlah nyawa ‘Arsy, matahari, bulan, bintang, dan apa-apa yang ada di langit. Keringat dadanya menjadi bahan untuk menciptakan nyawa para rasul, nabi, wali, ulama, dan orang orang shaleh. Adapun keringat yang muncul dari keningnya, diciptakanlah nyawa orang-orang mukmin dari umat Nabi Muhammad saw. Dari keringat kedua telinganya, diciptakan oleh Allah SWT nyawa orang-orang Yahudi, Nasrani, dan orang-orang kafir, dan sesat. Sedangkan keringat kakinya di antaranya menjadi isi bumi.

Pada waktu selanjutnya Allah SWT menciptakan lentera akik yang merah yang cahayanya menembus ke dalam dan keluar. Lalu Nur Muhammad dimasukkan ke dalam lentera tersebut. Berada di dalamnya dalam posisi berdiri. Sementara nyawa-nyawa yang sudah tercipta berada di luar. Seluruhnya membaca "Subhanallaahi wal hamdulillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallahu akbar". 1.000 tahun lamanya nyawa-nyawa itu diperintahkan Allah SWT untuk melihat ke diri Nur Muhammad.

Nyawa yang berhasil melihat kepala Nur Muhammad, maka ia akan ditakdirkan menjadi pemimpin/penguasa. Siapa yang melihat ubun-ubunnya, itulah mereka yang akan menjadi guru/pendidik yang jujur. Siapa yang melihat matanya, ia akan menjadi hafidz (penghapal Al Quran).

Mereka yang memandang telinganya akan menjadi mereka yang menerima peringatan dan nasehat. Adapun yang bisa melihat hidungngya, mereka itu akan menjadi ahli bicara atau dokter. Sedangkan mereka nyawa-nyawa yang berhasil melihat bibir Nur Muhammad, ia akan ditakdirkan menjadi seorang menteri. Nyawa yang melihat bagian giginya maka wajahnya kelak akan cantik rupawan, ia yang bisa melihat lidahnya, akan jadilah utusan/duta raja-raja. Apabila yang dilihat lehernya, ditakdirkanlah menjadi orang berdagang dan usahawan. Apabila tengkuk yang bisa dilihatnya, akan jadilah seorang tentara. Mereka yang berhasil melihat kedua lengan tangannya, maka akan jadi perwira. Jika sikut kanannya yang dilihat, Allah SWT akan menjadikan dirinya berkehidupan dalam dunia tekstil, sedangkan kalau sikut Kirinya, ia akan menjadi orang yang pernah membunuh. Serta, jika dadanya yang berhasil dilihat, maka ia akan menjadi ulama yang disegani. Bila bagian belakang, ia akan ditakdirkan menjadi para ahli sosial kemasyarakatan. Dan jika hanya bayangannya yang berhasil dilihat, maka ia akan menjadi orang yang berkecimpung dalam bidang seni.

Barang siapa melihat tenggorokannya yang penuh barokah akan menjadi khatib dan mu’adzin (yang mengumandangkan adzan). Barang siapa memandang janggutnya akan menjadi pejuang di jalan Allah. Barang siapa memandang lengan atasnya akan menjadi seorang pemanah atau pengemudi kapal laut. Siapa yang melihat tangan kananya akan menjadi seorang pemimpin, dan siapa yang melihat tangan kirinya akan menjadi seorang pembagi (yang menguasai timbangan dan mengukur suatu kebutuhan hidup).

Siapa yang melihat telapak tangannya menjadi seorang yang gemar memberi; siapa yang melihat belakang tangannya akan menjadi kolektor. Siapa yang melihat bagian dalam dari tangan kanannya menjadi seorang pelukis; siapa yang melihat ujung jari tangan kanannya akan menjadi seorang calligrapher, dan siapa yang melihat ujung jari tangan kirinya akan menjadi seorang pandai besi. Siapa yang melihat dadanya yang penuh barokah akan menjadi seorang terpelajar meninggalkan keduniaan (ascetic) dan berilmu.

Siapa yang melihat punggungnya akan menjadi seorang yang rendah hati dan patuh pada hukum syari’at. Siapa yang melihat sisi badannya yang penuh barokah akan menjadi seorang pejuang. Siapa yang melihat perutnya akan menjadi orang yang puas, dan siapa yang melihat lutut kanannya akan menjadi mereka yang melaksanakan ruku dan sujud. Siapa yang melihat kakinya yang penuh barokah akan menjadi seorang pemburu, dan siapa yang melihat telapak kakinya menjadi mereka yang suka bepergian. Siapa yang melihat bayangannya akan mejadi penyanyi dan pemain saz (lute).

Semua yang memandang tetapi tidak melihat apa-apa akan menjadi kaum takberiman, pemuja api dan pemuja patung. Mereka yang tidak memandang sama sekali akan menjadi mereka yang akan menyatakan bahwa dirinya adalah tuhan, seperti Namrudz, Firaun, dan sejenisnya.

Kini semua ruh itu diatur dalam empat baris. Di baris pertama berdiri ruh para nabi dan rasul, a.s, di baris kedua ditempatkan ruh para orang suci, para sahabat, di baris ketiga berdiri ruh kaum beriman, laki – laki dan perempuan. Di baris ke empat berdiri ruh kaum tak beriman.

Semua ruh ini tetap berada dalam dunia ruh di hadhirat Allah SWT sampai waktu mereka tiba untuk dikirim ke dunia fisik. Tidak seorang pun tahu kecuali Allah SWT yang tahu berapa selang waktu dari waktu diciptakannya ruh penuh barokah Nabi Muhammad sampai diturunkannya dia dari dunia ruh ke bentuk fisiknya itu.

Diceritakan bahwa Nabi Suci Muhammad SAW bertanya kepada malaikat Jibril , "Berapa lama sejak engkau diciptakan?" Malaikat itu menjawab, "Ya Rasulullah, saya tidak tahu jumlah tahunnya, yang saya tahu bahwa setiap 70.000 tahun seberkas cahaya gilang gemilang menyorot keluar dari belakang kubah Singgasana Ilahiah: sejak waktu saya diciptakan cahaya ini muncul 12.000 kali."

"Apakah engkau tahu apakah cahaya itu?" bertanya Nabi Muhammad SAW

"Tidak, saya tidak tahu," berkata malaikat itu.

"Itu adalah Nur ruhku dalam dunia ruh, jawab Nabi Suci SAW”.

Pertimbangkan kemudian, berapa besar jumlah itu, jika 70.000 dikalikan 12.000 !

Masih ragukah kita dengan kemuliyaan Rasulullah?

catatan :Haqiqotul Almuhammadiyah

April 30, 2013

Puisi terakhir WS. Rendra





Seringkali aku berkata..
Ketika semua orang memuji milik-ku

Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya
Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ???
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ???
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ???
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?

Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah,
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita.

Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
Aku ingin lebih banyak harta, ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan,
seolah semua “derita” adalah hukuman baiku.

Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika:
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih,
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”,
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku.

Gusti,
Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
“Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”….

(Puisi terakhir WS. Rendra yang dituliskannya di atas tempat tidur Rumah Sakit)

October 30, 2012

tiada warna dan kosong

Cahaya diatas cahaya itu tak laen Cinta diatas cinta
Aku yang bukan aku itu tak laen Cinta yang bukan cinta itu

Sungguh awal mula kehidupan ini itu tak berwarna
sebab yang tak berwarna adalah awal dari warna-warni kehidupan
dan Sungguh awal mula kepadatan itu adalah kosong
sebab yang kosong itulah sesuatu yang hakekatnya berisi

Dalam ranah kepasrahan engkau mestilah tak berwarna
Dalam ranah ketu
ndukkan engkau mestilah kosong
Hapuskan keakuan itu dan biarkan AKU yang mengisi
Sebab dari situlah engkau akan paham sebuah makna
"Innalillahi wa inna ilahi rojiun, semua berasal dari Cinta dan akan kembali kepada Cinta"

Pabila tidak, tak mungkin kan kau temui yang terdalam dan ternyatakan dari kalam:

Jika Aku mencintai-Nya
maka Aku menjadi pendengarannya
yang ia mendengar dengannya,
penglihatannya yang ia melihat dengannya,
tangannya yang ia menyergap dengannya,
dan kakinya yang ia berjalan dengannya.
Jika ia meminta kepada-Ku maka Aku akan memenuhinya dan jika memohon perlindungan kepada-Ku maka Aku akan melindungi-Nya

Biarkan aku berhenti melihat diriku & mulai melihat diri-Mu.
Bukankah Engkau lebih dekat denganku daripada aku dengan diriku.

@anggakatmadja, Rumah Cahaya, 23.46 WIT

September 21, 2012

menjadi orang yang mencintai




O,kawan!
Aku mempunyai hati yang terluka
dan mengetahui nilainya
Meski banyak orang menolak rasa sakit ini
aku tidak akan menawarkan untuk menjualnya
Andai orang tahu akan harga luka hati ini
pasti mereka akan membelinnya
:
dengan nilai tukar apa pun!

Siapakah yang mau membeli penyakit

dengan imbalan sesuatu yang sehat?
Namun bagiku
tanpa rasa sakit dan luka hati ini
hatiku akan hanya menjadi batu
:
atau seonggok daging!

O,kawan!

Aku mendoakan dengan tulus
kepada para budak materi dan hamba tubuh
serta para pemilik harta benda
:
semoga Allah memberkati mereka!

Sedikit pun

aku tidak merasa iri
dan hendak memperebutkannya bersama mereka
Aku akan tetap merawat luka ini
karena dibalik rasa sakit ini ada Cinta
:
yang tak akan pernah musnah dan berubah!

Memang banyak penderita penyakit

mengharapkan kesembuhannya
kecuali para penderita sakit Cinta
:
mereka pasti ingin menanggungnya!

O,kawan!

Aku gembira dalam luka
Aku senang dalam kebingungan ini
Aku tidak pernah menemukan suguhan
yang lebih manis ketimbang derita ini
Aku tidak pernah menemukan
kesehatan yang lebih utama
:
dari luka hati ini!

Luka hati yang menyembunyikan Cinta ini

sunggguh dapat mengubah segalanya
Derita hati ini menganugrahiku sayap
yang menerbangkan jiwaku
dengan membawa beban berat ke angkasa raya
:
dari bumi ke bintang gemintang!

O,kawan!

Ambillah apa yang terhidang di alam raya ini
Ambillah kalau itu masih ada padaku
Ambillah!
Ambillah!
Ambillah!
Ambillah!
Ambillah!
Ambillah!
Ambillah!
Ambillah!
Ambillah!
Ambillah!
Ambillah!
Ambillah!
Ambillah
:
biarlah yang tersisa kegilaan ini!

Derita dan luka hatiku

yang menyisakan kegilaan ini
:
menjadi gelora Cinta abadi!

O,kawan!

Luka hatiku dan rasa derita ini
bagai sebuah kampung yang telah dirubuhkan
dan dimusnahkan
namun nyeri hati ini memberiku nyala Cinta
bagai perahu Nabi Nuh
yang membuat para penumpangnya
tidak pernah khawatir
:
bakal teggelam!

Aku sering mendengar khabar

orang yang pandai berenang itu tenggelam
dalam Samudra nan dalam
Namun aku tidak pernah melihat
ada perahu Iman dan Cinta
:
yang karam!!!

O,kawan!

Aku berpesan padamu
jika kamu tidak mampu menjadi orang yang dicintai
masih ada kesempatan bagimu
menjadi orang yang mencintai
masih ada kesempatan bagimu
:
menjadi orang yang mencintai!!!


Bento Indonesia,21132F4C.

September 18, 2012

Tak sampai hati


kisah lama di ulang kembali
agar setiap yang bijak mampu memberi arti
sungguh segenap kisah yang ada di dunia slalu akan diulangi
dan pasti akan terjadi
karna itulah cara Tuhan mengajarkan esensi
akan siapa Dia yang hakiki
moga menjadikan kita insan sejati
dalam naungan Ridho Illahi

duh sahabat duh ummati
jangan kau kira yang hinaan itu adalah api
sebab nantinya kau sendiri
yang akan terbakar dan mati

dulu kanjeng nabi Muhammad slalu dihina dan dimaki
dan sahabat yang melihat tak tega hati
hendak marah membalas membenci
mengasah pedang, keris dan belati
ternyata kanjeng nabi tak sampai hati
api emosi tak jadi kobaran api
diganti cahaya ketulusan hati
bahkan yahudi tuapun slalu ia suapi
dengan tangan lembutnya setiap hari

duhai suri tauladan kesabaran sejati
duhai yang selalu bimbang memikirkan ummati
sirah hidupmu yang kokoh ini
menjadikan muslim sejati jauh dari api benci

sekali lagi tangis rindu ini kembali
aku mengambil sari
atas apa yang terjadi padamu masa ini
hinaan padamu yang di nyatakan Illahi Robbi
kepada kami ummati
mengajarkan kami arti sabar sejati
bak sahabat yang hidup bersamamu menjadi islami

Allahumma shalli ala sayyidina muhammad
Al Fatihah..

August 19, 2012

Merajut cinta dalam lebaran

O,Kawan!
Lihatlah itu
pada hari Lebaran tiba
di bumi pertiwimu
masih saja selalu ada
:
orang-orang merajut
Cinta!

Orang-orang tua menangis bahagia
melihat anak-anak cucunya datang menghiba
atas kemaafan dan doa-doanya
:
mereka larut dalam Samudra Cinta!

Murid-murid mendatangi gurunya
mengenang Cinta yang tertunaikan
:
atas cahaya dalam dadanya!

Anak-anak merunduk
di pangkuan orang tua yang membesarkan
:
dengan bahasa air matanya!

Orang-orang lalu lalang
dari segala penjuru
dengan membawa-bawa mutiara
yang tak ternilai harganya
terselip dalam dada
:
yang bernama Cinta!

Kesalahan terlalu lemah
di altar Cinta
setiap perjumpaan pun senyum menjelma
:
menghapus dendam di dada!

Karunia-karunia mengemuka
pada hidangan beraneka warna
suasana surga pun turun di bumi pertiwi
:
bak pesta perkawinan saja menyatukan jiwa-jiwa!!!

Rumah Cinta,21132F4C.

Mari Berbakti Kepada Kedua Orang Tua Kita


Sebuah Kisah Nyata dari Negeri tetangga Singapura beberapa dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di Singapura.

Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang mengundurkan diri dari dinia bisnis ketika istrinya meninggal dunia. Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi seorang Sarjana.

Kemudian setelah anak tunggalnya tersebut menikah, ia minta ijin kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal bersama-sama dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa apartemen nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa berkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.

Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu mewariskankan seluruh harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.

Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa akhirnya pada suatu hari mereka bertengkar hebat yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.

Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai sudah diberikan kepada anaknya, maka mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!

Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu danmenjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya. Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman-temannya yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi orang tersebut. Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal.

Dihadapan para sahabatnya, si ayah dengan menangis tersedu-sedu, menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak yang sangat tidak bermoral itu.

Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.

PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee dan PM Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada anak durhaka seperti kalian" .

Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat warisan itu dibatalkan demi hukum! Dan surat warisan yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah diwariskan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan sejal saat itu anak menantu itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.

Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan Kebijakan / Dekrit yaitu "Larangan kepada para orangtua untuk tidak mengwariskan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 tahun bekerja.

Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport, Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak. Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak-anak dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak-anak tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.

Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.

Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.

Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu mengenang saat mereka masih balita, orangtua merekalah yang membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, juga yang memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya ketika mereka sakit.

Bagaimana dengan Indonesia?
Mohon share ini kepada teman-teman Anda agar menjadi pengingat kepada kita semua.

Sumber

Anak Yang Berbakti Kepada Ibunya

Hawa udara di Changchun , Tiongkok, sangatlah dingin. Li Yuanyuan memanggul sang ibu yang lumpuh kedua kakinya sambil menggendong putrinya yang berusia dua tahun buru-buru ke rumah sakit karena sang ibu terkena serangan jantung lagi. Orang-orang yang berlalu lalang di jalan memandang mereka bertiga dengan mata terbelalak, semua takjub melihat seorang wanita yang kelihatannya kurus lemah justru memiliki tenaga untuk memanggul satu orang sambil menggendong satu lagi…….

Menurut laporan “City Evening Post”, di pagi buta, 13 Pebruari 2008, Li Yuanyuan telah memakaikan baju bagi anak dan sang ibu yang baru sembuh dari sakitnya. Jam 10 pagi, Yuanyuan berjongkok di depan sang ibu, meletakkan kedua kaki ibu di pinggangnya lalu memanggul sang ibu, kemudian menggendong putrinya yang berdiri di atas tempat tidur.

Kedua tangan Yuanyuan dipakai untuk menyangga sang ibu, sedangkan sang ibu membantu merangkul cucunya mengitari leher Yuanyuan. Dengan cara inilah tiga orang tersebut saling berangkulan dengan susah payah keluar dari rumah sakit. Sang ibu telah lumpuh selama 21 tahun, selama 21 tahun itu pulalah Yuanyuan terbiasa memanggul sang ibu keluar masuk rumah sakit.

Ketika Yuanyuan berusia 7 tahun terjadilah sebuah kecelakaan lalu lintas yang benar-benar telah merubah kehidupannya. Karena kecelakaan ini ibunda mengalami kelumpuhan pada kedua kaki yang
diperparah dengan menghilangnya sang ayah. Sejak saat itu, Yuanyuan menjadi tulang punggung rumah tangga. Karena tidak ada penghasilan Yuanyuan menghidupi keluarga dengan menjadi pemulung, uang hasil kerja kerasnya habis terpakai untuk mengurus sang ibu.

Rasa bakti Yuanyuan kepada orang tua sangat menyentuh hati para tetangga, banyak tetangga yang dengan sukarela memberi bantuan kepada sang ibu dan putrinya ini. Karena sepanjang tahun hanya mampu berebahan, otot kaki sang ibu sering kejang, sakitnya tak tertahankan.

Ada seorang tetangga yang berprofesi sebagai seorang dokter tradisional tua, setiap hari membantunya memberikan terapi akupunktur terhadap ibu Yuan-yuan, bahkan mengajarnya menggunakan teknik akupunktur sederhana. Sejak berusia 11 tahun sampai sekarang, Yuanyuan sudah dapat menggunakan teknik akupunktur untuk meringankan rasa sakit ibunya.

Tiga tahun yang lalu, Yuan-yuan menikah, setahun kemudian, Yuanyuan melahirkan seorang putri. Namun di mana pun dan kapan pun, Yuanyuan tidak pernah meninggalkan sang ibu, dia dan suaminya bersama-sama memikul tanggung jawab mengurus sang ibu.

Meskipun rumah tangganya tidak terbilang kaya, mereka sangatlah puas. Sang ibu berkata, terkenang masa 21 tahun ini meskipun penuh penderitaan, namun dia sangat puas, dia merasa diri-nya sama dengan orang tua lain yang juga telah menikmati kehangatan keluarga.

Bagi Yuanyuan, selama 21 tahun ini, dia merasa dirinya sangat bahagia, karena dia adalah seorang anak yang masih memiliki seorang ibu.

“Saya rela menjadi tongkat ibu sepanjang hidupku.……” (Dajiyuan/prm)
Semoga kita bisa menjadi anak yang berbakti kepada orang tua… amin..

Berbeda & Cinta


Kawanku
Usahlah engkau
Memikirkan perbedaan
Beda
:
antara aku dan dirimu
antara dirimu dan mereka

Kawanku
Kiranya engkau berkenan

Fikirkanlah tentang cinta
Cinta
:
antara aku dan dirimu
antara dirimu dan mereka

Sungguh
Semua terjadi karna cinta

Tanpa cinta
Semua yang ada itu tiada
Tanpa cinta
Semua beda akan menjadi sia
Tanpa cinta
Semua beda tak mampu menyatu

Tanpa cinta
seorang perancang
Tak kan mampu menyatukan
semen, pasir, batu & besi
Menjadi sebuah bangunan yang kokoh dan indah dimata.

Tanpa cinta
Melodi indah kehidupan
Tak kan terdengar jelas

Kawanku
:
semua
di sajakkan karna cinta
semua
Tentang aku, dirimu dan Dia

1 syawal 1433H , 08:08 wite
@anggakatmadja | 26086C9F

Syair tentang ibu



Wahai bunda, melalui dirimulah Tuhan
telah menghadirkan kami di semesta ini

Meskipun engkau harus merasakan
pedihnya penderitaan dan kesengsaraan

Sembilan bulan engkau telah mengandung kami
dan selam itu pula engkau dalam penderitaan

Engkau baru dapat melepaskan penderitaan itu
setelah melakukan persalinan

Betapa banyak engkau telah melahirkan para dermawan
yang telapak tangannya selalu memberi

Dan betapa banyak engkau telah melahirkan
generasi baru yang akan terjun ke samudra kehidupan

Wahai bunda, sungguh sering engkau bergadang
karena tidak bisa tidur

Sementara air susu dari kedua putingmu
selalu memberikan nutrisi kepada kami

Sepanjang malam air matamu selalu menetes
ketika duri menusuk salah satu tangan kami

Tangan kananmu sering menjadi bantal kami
sedangkan tangan kirimu
mendekatkan kedua payudaramu ke mulut kami

Ketika kami mendapat kebaikan,
engkau pun merasa gembira

kegembiraanmu jelas terlihat pada bibirmu
yang tersenyum, yang menjadi kehidupan semangat kami

Namun, jika keburukan menimpa kami
terangnya waktu pagi kau gantikan dengan kegelapan (bersedih)

Sesungguhnya engkau orang termulia
yang selalu membantu kami

Karena itulah, agama memberikan semangat pada kami
untuk mendapati keridhaanmu

Wahai bunda, hal itu kami lakukan
agar Tuhanmu meridhai kami

Sebab pada dirimu terdapat petunjuk,
anugerah dan semua kebaikan

Jika kami durhaka kepadamu,
maka nerakalah yang akan menjadi tempat kembali kami.




August 12, 2012

Antara 2 Cinta


Apa yang ada
jarang disyukuri
Apa yang tiada

sering dirisaukan

Nikmat yang dikecap
Baru kan terasa
bila hilang
di dalam genggaman

Apa yang diburu
timbul rasa jemu
Bila sudah
di dalam genggaman

Dunia ibarat
air laut
Diminum hanya
menambah haus

Nafsu bagaikan
fatamorgana
indah dimata
namun tiada

Panas yang membahang
disangka air
Dunia dan nafsu
bagai bayang-bayang
Dilihat ada
ditangkap hilang

Tuhan
leraikanlah dunia
Yang mendiam
di dalam hatiku

Kerana
di situ tidakku mampu
Mengumpul
dua cinta

Hanya cinta-Mu
kuharap tumbuh
Dibaja-i (dipupuk) bangkai
nafsu yang kubunuh

-----------------------------------------------------
Sejarah Lagu
*Dinyanyikan semula oleh Saujana (Kembara Cinta) 1999
*Dinyanyikan juga oleh Sharifah Aini
* Dinyanyikan pula oleh The Zikr
--------------------------------------

August 10, 2012

Tentang Cinta

Cinta yang memaniskan segala yang pahit
Cinta yang mendekatkan segala yang jauh
Cinta yang meringankan segala yang dekat
Cinta yang menghidupkan segala yang mati
Cinta yang mensucikan segala yang najis
Cinta yang meng Emas kan segala tembaga
Cinta yang mengubah Derita
         menjadi bahagia Tiada Tara

by Maulana Rumi

August 07, 2012

Semesta Cinta ' Cinta Semesta


Jalan misteri ini bisa dimulai dari mana saja kita pergi dan berhenti dimana saja kita inginkan. Karena kebenaran berada tepat di depan hidung kita dan nyata berada di balik kebutaan kedua mata kita. Jalan sunyi ini akan menemukan kebenaran yang dibeli dengan harga kesendirian. Namun jangan cemas dan takut, karena Dia menyediakan tangga sebagai manifestasi Cinta-Nya kepada hamba-Nya ini, makanya jangan menyendiri.

Samudra nan luas itulah Cinta,
Cakrawala nan tak bertepi itulah Cinta,
Kesadaran akan Yang Misteri itulah Cinta
:
Kita adalah ikan-ikan di Samudra itu.
Kita adalah burung-burung terbang di cakrawala.
Kita adalah kekasih-kekasih Nya dalam misteri Yang Nyata ini.

Cinta yang dimiliki setiap wujud menjadikan kegembiraan yang tak terlukiskan. Menjadikan cercapan kelezatan yang tak terbahasakan oleh puisi seindah apa pun, menjadi gubahan musik yang sangat indah.

dikutip dari cover belakang buku "Semesta Cinta Cinta Semesta"

Medang Cinta


Sedulurku tercinta,kata "wedang" berasal dari singkatan "ngawe-ngawe kadang",artinya memanggil-manggil sedulur untuk merajut persaudaraan,ketika suntuk dalam keasyikan "kebersamaan" pembicaraan maka kata wedang menjadi kata kerja yang hidup,yakni "medang" dengan makna menunaikan persudaraan dan kebersamaan dengan "mereguk" Cinta--jadilah Medang Cinta.Nama ini dipakai oleh Majlis Pengajian di Samarinda Kalimantan Timur,yang dikomandoi oleh Raden Ahmad Afandi--yang di facebook dikenal Ali Abu Hanifah,bersama dengan siapa pun yang mau bersama-sama dalam upaya membangun dan membangkitkan umat dari berbagai kemiskinan,kebodohan dan keterbelakangan apa saja--dengan Cinta. Majlis Pengajian ini untuk khalayak umum tanpa sekat,sederhana dan apa adanya--bukan ada apanya,tanpa membebani umat.

Bagi saya yang diizinkan oleh Allah untuk menyapa Majlis Pengajian ini merasa terpanggil untuk menemani,karena banyak orang tahu bahwa Samarinda ini adalah daerah yang semakin metripolis dengan ujung menjadi hedonistis,yang pada akhirnya ada yang terkikis sebagaimana kota-kota metripolis yang lain di dunia ini--khususnya di Indonesia,yakni tercerabutnya nilai-nilai agamis yang pasti akan berujung mengemukanya dekadensi moral.Bisa di duga,rusak moral musnahlah bangsa:deritualisasi,dekulturalisasi dan dehumanisasi.Betapa kehadiran Medang Cinta ini menjadi "oase" di Samarinda yang memang beragam penduduknya itu dari berbagai sisi,mereka butuh sebuah "perekat" yang akan menyatukan jiwa-jiwa walau bejibun adanya perbedaan itu.Kekayaan yang ada di Samarinda pun akan bisa dialihkan untuk hal-hal yang "ma'ruf"--perkara yang menurut Allah benar,bukan malah menjadikan Samarinda hancur karena bagai ayam mati di lumbung padi itu.Sebuah niat yang baik--yang berlandaskan Cinta,maka Medang Cinta akan selalu mendapat pertolongan,dan yang mengurusi akan berlimpah "semangat" dengan nyala hati yang berkobar,tiada tara--dengan Cinta.Dengan begitu hidup mereka pun akan "selalu muda"--nasehat Jalaluddin Rumi.

Dari sisi inilah yang saya lihat,dan saya mendoakan temen-temen di Medang Cinta ini untuk selalu "waspada" dengan keterjagaan hati,karena setiap isi tersembunyi dibalik kulitnya,setiap wangi mawar berada dibalik duri-diri,setiap mutiara berada dibalik gelombang-gelombang,setiap hati yang menawan berada dibalik nafsu-nafsu itu.Derita apapun yang ditemukan dalam perjalanan Medang Cinta itu musti dilampaui karena kelezatan perjuangan ada dibalik goresan-goresan yang ada,sampai pada titik:anggaplah goresan-goresan itu adalah kado dari Allah,yang bila dibuka--dengan menyelami apa yang datang,ternyata berisi sekuntum bunga teratai yang sedang mekar dengan bermahkotakan seribu bunga itu.Langkah Medang Cinta merupakan rahasia ikhtiar yang hasilnya sepenuhnya dipasrahkan kepada Dia Yang Maha Tahu.Inilah rahasia Cinta:ketika Cinta memanggilmu maka pasrahlah walau mengaburkan "pikiran-pikiranmu",dan Cinta itu punya banyak sayap,bahkan diantara sayap-sayap Cinta itu kadang terselib pedan yang melukaimu,namun luka karena Cinta tetesannya adalah "keterjagaan hati" itu adanya,ujunganya terasa manis.Luka dan bisa--kata Chairil Anwar,akan kubawa berlari,berlari hingga hilang pedih peri,dan aku mau hidup seribu tahun lagi.

Kawan-kawan,ketika kau ke Samarinda mampirlah ke Medang Cinta ini,di sana akan kau temui sebuah adab yang menawan:kalau kau orang tua akan dipandang orang tua mereka,kalau kau lebih tua akan dipandang sebagai kakak mereka,kalau kau sama dengan usia mereka akan dipandang sebagai sahabat mereka,kalau kau lebih muda dari mereka maka kau akan dipandang sebagai adik mereka,kalau kau sebagai anak-anak pun akan dipandang sebagai anak-anak mereka juga.Datanglah datang,datanglah datang siapa pun dirimu untuk meniti jalan "kembali",walau kau membawa seribu luka yang tak terobati,walau kau membawa seribu janji yang tak tertepati,walau kau pencari,walau kau peragu,walau kau tanpa saksi,di sini--di Medang Cinta,Samudra Cinta menanti...Barokallah!

oleh Kiai Budi

salam
Medang Cinta







Yang Bersangkutan Cinta



Sedulurku tercinta,bagi semua wanita dan laki-laki yang "tergerak" oleh seruan Sang Ruh,harus mengenal kondisi dimana dirinya pada posisi "dalam pembuangan",baik secara pribadi atau pun kelompok,bahkan dunia ini.Dan lagi,seluruh umat manusia yang memiliki keintiman "wujud spiritual",mereka sesungguhnya sudah berada dalam "pembuangan" di dunia ini.Islam dimulai sebagai asing--Sabda Kanjeng Nabi saw,dan akan berakhir sebagai asing pula,dan "berbahagialah" mereka yang menganggap dirinya asing.Kondisi inilah yang membawa diri saya yang menggelorakan minat yang mereflkesikan nostalgia besar dari jiwa saya,terhadap rumah saya sendiri,karena ketika rumah duniawi hilang,maka rumah surgawi masih tetap ada--inilah Rumah Cinta,dimana Tuhan bermahkota di kalbu manusia.

Alkisah,beberapa hari yang lalu istri saya memperoleh sms dari siapa--dan saya larang melacaknya,pesan singkat itu berbunyi:"Tidak ada kewajiban JM Tuban hadir,jika "yang bersangkutan" sendiri tidak menginformasikan--sms atau telepon,tentang rencananya di Tuban tersebut pada salah satu JM,kecuali salah satu JM ada di dalam kepanitiannya acara tersebut [sms di atas,merupakan respon saya atas adanya sms yang masuk ke Hp temen-temen JMT supaya hadir acara ngajinya pengasuh acara JM GS,yang malam ini di Tuban]."Saya kemudian berbisik sama istri:"Jangan ditanggapi,biarlah,biarlah,biarlah.Kau tahu tentang kondisiku bahwa aku berbahagia andai ada tetapi tidak dianggap dan aku bahagia andai tidak ada,aku tidak dicari.Aku bukan apa-apa,bukan sebagai apa,bahkan anggaplah aku tidak ada,anggaplah aku mati,dan yang hidup adalah Dia,Allah itu.Bagimu saja aku mengajarkan agar aku tidak menjadi selubung dalam tatapan kalbumu kepada Allah,apalagi pihak-pihak selain dirimu.Kau pernah tahu dahulu,ada yang sms bahwa aku ini disebut "ndobol","ndasmu",akeh dosane,dan Kiai Celeng--pas aku ngaji di Ceweng Dander Bojonegoro,dan lain sebagainya.Semua aku relakan,aku relakan,aku relakan.Dulu,Mas Yudi Nasution ke sini jauh-jauh hanya menunjukkan sms:"Pilih saya atau Kiai Budi?" Semua aku abaikan,aku tetap menyapa,tetap hadir namun bukan sebagai apa-apa,dan memang bukan apa-apa.Biarlah semua ini menjadi kesaksian Cinta..."

Saya relakan semua hal yag nampak pahit itu,namun manis bagi saya.Saya memilih jalur kehalusan perkataan,sikap yang menyenangkan,air muka yang gembira,sifat yang derma,tasamuh atau toleransi,sikap memaafkan mereka yang mengakui kesalahan,mengabaikan kebajikan dan ketidak adilan pihak lain,bahkan terhadap semua makhluk.Mau dibagaimana lagi? Semua makhluk saya pandang sebagai milik Dia:mana aku berani melawan?Kafir bagiku bila melawan,munafik bagiku bila meradang,musyrik bagiku bila menghadang.Saya memilih minggir,minggir,minggir dan minggir.Sekiranya aku dapat mati demi semua umat manusia sehingga aku tidak perlu menunggu kematian.Sekiranya saja aku dapat membasuh semua dosa manusia,sehingga di Hari Pembalasan mereka tidak akan dimintai pertanggungjawaban.Sekiranya saja saya dapat menanggung penderitaan hdup manusia di akhirat nanti,sehingga mereka diselmatkan dari Api Neraka.Sekiranya saja saya bisa melimpahkan kepada hatiku semua derita dan duka yang membebani hati-hati seluruh manusia,agar mereka terlepas dari kesedihan...

Kawan-kawan,jangankan sebuah institusi,karena menurut saya banyak jalan menuju Tuhan,jalan itu sebanyak partikel yang ada,namun jalan yang terpendek dan yang terbaik--menurut saya,dan termudah menuju Tuhan adalah memberi pelayanan dan kenyamanan kepada orang lain.Hanya ini yang saya punya.Saya tidak kesal terhadap apapun yang datang menyangkut penghinaaan,dan tidak bangga menyakut pujian.Aku gembira dalam luka,karena semua itu datang dari Sahabat Tercinta,justru penderitaan seperti itu--bagi saya,adalah penyebab keterjagaanku....Tabik!

oleh Kiai Budi

Kenapa Cinta

 
 
Sedulurku tercinta,saya melihat semua keluh kesah yang ada ini bagai Musa berhadapan dengan Khizir itu,dimana kalimat yang diajukan selalu:kenapa,kenapa,kenapa,kenapa,kenapa,kenapa,kenapa???Kalimat ini menunjukkan kebelum adanya pemahaman secara Keseluruhan,kalau memang sampai pada pemahaman atas kejadian Keseluruhan tentu ujungnya akan selalu berucap:O,O,O,O,O,O,O,O,O,O,O.Untuk sampai pada kesadaran ini bermula dari asumsi:apakah kita tahu kejadian masa lalu,apakah kita memahami keadaan yang sekarang,dan apakah kita tahu keadaan atau kejadian yang akan datang???Lalu kita runut secara teks bahwa Tuhan itu akan menunjukkan amal baik walau seberat atom,dan akan menunjukkan amal jelek walau seberat atom.Tambah lagi Firman Dia bahwa semua kejadian yang ada ini--tak ada yang sia-sia,lebih jauh lagi bahwa semua ranah ciptaan ini--langit bumi,siang malam dengan segala kejadiannya, itu "tak ada yang salah",Maha Suci Dia.

Kalau sesuatu itu terasa menyenangkan,banyak yang gampang memahami--walau kadang juga tak menyadari kalau yang menyenangkan itu juga akan berbalik,namun akan terasa sulit memahami kalau sesuatu itu terasa tidak enak,menyakitkan,musibah bahkan prahara yang tak terperikan.Pertanyaan dengan kenapa akan menjadi deretan yang tak terperikan panjangnya:kenapa muskin,kenapa sakit,kenapa kecurian,kenapa putus pacar,kenaapa bercerai,kenapa kecelakan,kenapa usaha gagal,kenapa jadi laki-laki,kenapa jadi perempuan,kenapa dilahirkan,kenapa dimatikan,kenapa dihina,kenapa diremehkan,kenapa ada kegelapan,kenapa ada mendung,kenapa ada badai,kenapa gempa,kenapa ada tsunami,kenapa ada letusan gunung,kenapa ada setan,kenapa ada berbedaan agama,kenapa ada maling,kenapa ada perbedaan warna kulit,kenapa ada perbedaab suku bangsa,kenapa ada perbedaab bahasa,kenapa ada rampok,kenapa ada penjahat,kenapa ada cekcok,kenapa ada bentrok,kenapa ada peperangan,kenapa ada ktitik,kenapa ada Yahudi,kenapa ada Amirika?Kenapa?Kenapa?Kenapa?Kenapa?

Inilah yang disebut Misteri,dimana kita harus memeluknya dengan cara Kepasrahan--yang secara bahasa adalah Keislaman,karena kalau tidak maka akan muncul pukulan-pukulan yang menjadikan rasa "tidak enak semua" dalam hidup,bahkan lebih jauh akan hanya melihat "kesalahan-kesalahan" terus menerus,hal ini akan berakibat punya kesan di hati bahwa ada yang sia-sia,padahal menurut Allah itu tak ada yang sia-sia dalam hidup ini,tak ada yang salah dalam setiap ciptaan dan kejadian.Kalau diantara kita masih memandang ada yang sia dan salah,ini berarti soal amat sanngat adanya "kebodohan" yang musti ditangisi dengan kalimat:subhanaka inni kuntu minadzdzalimin,laailahailla anta--Maha Suci Engkau,sugguh kami ini termasuk orang-orang yang menganiaya diri sendiri,tak ada Tuhan selain Engkau.Contoh sederhana,kalau anda kemalingan mislanya,adakah kesadaran masa lalu bahwa anda juga pernah maling,lalu keadaan sekarang dengan menyadari bahwa kemalinganmu ini bagian dari cara Tuhan mengamankan keadaanmu akan masa yang akan datang,atau tak adanya kesadaran bahwa karena anda bakhil maka ada cara Dia yang musti memaksa anda dengan cara itu.Bagaimana???

Kemudian secara kesejarahan,misalnya kenapa kelompok itu saling membantai.Lalu pertanyaanya:apakah anda tahu sejarah masa lalu mereka,apakah anda tahu keadaan sekarang mereka,dan lebih jauh apakah anda tahu rahasia hidup mereka masa yang akan datang,sejauh dihadapan Tuhan itu????Kalau anda putus pacar misalnya,maka asumsi yang harus disadari adalah:apakah masa lalu anda juga pernah menyakiti dengan cara yang sama,apakah anda tahu bahaya seandainya hubugan itu diteruskan,dan apakah anda tahu kalau Tuhan berkehendak untuk diberikan jodoh yang lebih baik dari yang kau anggap menyakitimu itu???Sementara yang kau anggap menyakitimu itu akan menerima kesedihan yang panjang dibanding dirimu karena sebentuk siksaan abadi???

Kawan-kawan,pasrahlah bagai kepasrahan Kanjeng Nabi saw itu,beliau itu orang suci,dan lihatlah sepanjang hidupnya:apakah beliau sempat senang-senang seperti kita ini???Bahkan apakah beliu tidak tahu kalau akan menerima tragedi bagi anak cucunya ini???Apakah kau sangka diracunnya Sayyidina Hasan itu adalah kehinaan???Apakah dipenggalnya Husein itu adalah kenistaan???Tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,
tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak....

oleh kiai budi

Sajak dan hajat Cinta



Tuhan....
Saat aku menyukai seorang teman
Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir
Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir

Tuhan.....
Ketika aku merindukan seorang kekasih
Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta Sejati Mu
Agar kerinduanku terhadap - Mu semakin menjadi

Tuhan.......
Jika aku hendak mencintai seseorang
Temukanlah aku dengan orang yang mencintai - Mu
Agar bertambah kuat cintaku pada - Mu

Tuhan......
Ketika aku sedang jatuh cinta
Jagalah cinta itu
Agar tidak melebihi cintaku pada - Mu

Tuhan....
Ketika aku berucap aku cinta pada - Mu
Biarlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada - Mu
Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena - Mu

Sebagaimana orang bijak berucap
Mencintai seseorang bukanlah apa - apa
Dicintai seseorang adalah sesuatu
Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah berarti
Tapi dicintai oleh Sang Pencinta adalah segalanya

sumber: tidak kuketahui dari siapa yg penting isinya)

Sahabat nabi Jabir ra. menyampaikan bahwa Rasulullah saw pernah berkata, "Apabila seseorang diantara kamu merencanakan sesuatu urusan, hendaknya ia mendirikan shalat dua rakaat, selain shalat fardhu, kemudian bacalah,

"ALLAHUMMA INNI ASTAKHIIRUKA BI'ILMIK.
WA ASTAQDIRUKA BI QUDRATIK.
WA AS'ALUKA MIN FADHLIKAL AZHIIM.
FA INNAKA TAQDIRU WA LAA AQDIR, WA TA'LAMU WALAA A'LAM, WA ANTA 'ALLAMUL GHUYUUB.
ALLAHUMMA IN KUNTA TA'LAMU ANNA HAADZALAMRU: ... (UNGKAPKAN APA KEPERLUAN ANDA) KHAIRUN LII FII DIINI WA MA'AASYI WA'AAQIBATI AMRII FAQDIRHU LII WAYASSIRHU LII TSUMMA BAARIK LI FIIH.
WA IN KUNTA TA'LAMU ANNA HAADZAL AMRA SYARRUN LII FII DIINI WA MA'AASYI WA 'AAQIBATI AMRII, WA 'AAJILIHI WA AAJILIH.
WASHRIFHU 'ANII WASHRIFNII 'ANHU WAQDUR LIYAL KHAIRA HAITSU KAANA TSUMMA RADHDHINI BIH"

"Ya Allah, Aku meminta agar Engkau memilihkan yang terbaik untukku sesuai dengan ilmu-Mu, meminta bantuan-Mu sesuai dengan kuasa-Mu.
Aku meminta kepada Engkau karunia-Mu yang besar.
Sesungguhnya Engkau menentukan sedangkan aku tidak bisa menentukan.
Engkau mengetahui sedangkan aku tidak bisa mengetahui, dan Engkau yang Maha Mengetahui yang gaib.
Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa perkara ini -Kamu Sebutin Deh Perkara itu (jodoh atau pekerjaan apapun)- baik untukku dalam agama, kehidupan, dan akibat perkaraku di dunia dan di akhirat, takdirkanlah dan mudahkan perkara itu untukku, kemudian berkati aku dalam perkara itu.
Namun, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini buruk untukku dalam agama, kehidupan dan akibat perkaraku di dunia dan akhirat, jauhkan perkara itu dariku dan jauhkan aku darinya, kemudian takdirkan untukku kebaikan dimana saja berada dan ridhai aku dengan adanya kebaikan itu."

semangat mengamalkan cinta, moga bisa diamalin deh nih doa.. mohon maaf kali ini lebih lebay sepertinya..

angga kusumah atmadja
cubung cinta

Belajar mentuluskan hati






Sakura yang mekar di musimnya akan membantu kita merasakan kelapangan hati, inilah salah satu tanda-tanda kekuasaan Tuhan.

Sejatinya akal kita selalu mengawali segala aktivitas kita, tapi terkadang setiap rencana dan impian yang kita inginkan tidak selalu sepenuhnya tercapai. Karna ' Seindah apapun rencana yang kita buat, lebih indah lagi rencana Tuhan buat kita'.

Jika kita menjelajahi lebih lanjut mengapa rencana indah kita tidak semuanya slalu terlaksana. Maka, penyebabnya bisa jadi dikarenakan kita tidak memahami konsep ketulusan hati, yakni tulusnya kita menerima segala sesuatu yang bener-bener membuat kita tidak berdaya akan segala kehendak dan takdir gusti Alloh.

di dunia ini banyak sekali orang yang faham di agama, tapi dihatinya slalu saja hadir rasa was-was, merasa pertolongan Tuhan itu jauh dan jauh sekali.padahal berjuta doa, berjuta kebaikan mereka lakuin. ada apa dibalik semua itu?

sungguh sejatinya pertolongan Alloh itu dekat dan kemenangan pasti akan datang, dan tuluslah dalam melakukan permohonan.

seperti halnya kemiskinan dan kekayaan...adalah 2 kondisi yang nyata, yang dialami setiap makhluk yang bernama manusia dibumi ini,seseorang tidak akan menjadi kaya raya jika selama takdir hidupnya ia telah dilahirkan berada didalam kemiskinan, hingga ia mengerti bagaimana cara merubah nasibnya sendiri. namun, bagaimanakah cara sebenarnya merubah nasib itu?

ketulusanlah yang akan mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih dari sebelumnya, seperti tulus menerima kemiskinan adalah cikal bakal hadirnya sifat sabar, ridho, dan tawakkaltu illallah.

ibaratnya sebuah pintu dan kunci, maka gerbang membuka pintu kekayaan jiwa dan harta adalah ketulusan hati.ketulusan hati demi mengharap cintanya Rabb semataketulusan hati demi mengharap ridhonya Rabb semataketulusan hati demi menghadirkan tabiat sabar, tabiat ikhlas, tabiat tawadhu dan tabiat tawakkal dalam menjalani hari dan kehidupan.

Sebuah fakta ketuhanan, jika segala fasilitas kehidupan yang kita terima saat ini ialah bukan dari untaian doa dan hajat yang kita lanturkan,melainkan dikarenakan sifat Maha Rahman dan Rahimnya Alloh kepada makhluknya,melainkan karena sifat Ar Razzaqnya Alloh (Maha Pemberi Rezeki).sedang doa yang kita utarakan adalah sebuah ibadah akan pengakuan kita adalah makhluk yang menghamba kepada Alloh azza wa Jalla agar kita tidak merasa sombong dengan apa yang kita terima saat ini.

Adalah kondisi yang sangat tepat bilamana berdoa kepada Alloh agar kita menjadi hamba yang dicintai-Nya, karna dengan begitu keinginan akan segala fasilitas dunia akan terpenuhi. ibarat pepatah 'Kejarlah akheratmu untuk memenuhi kebutuhan duniamu' atau sering diiucap juga 'Kejarlah akheratmu untuk mendapatkan seisi dunia ini' .mengejar akherat ibarat petani yang menanamam padi, dimana ketika padi tertanam maka rerumputan dan berbagaimacam biota didalam sawah tersebut akan tumbuh dan hadir dengan sendirinya.artinya : ketika akherat kita dapatkan, maka cinta Alloh pun telah kita dapatkan, dan karna cinta itu pulalah segala kebutuhan hidup makhluknya Alloh selalu dipenuhi, agar hambanya senantiasa beribadah kepada Rabb.

Ya Rabb, Engkau Maha Tahu akan apa yang hamba butuhkan, jika memang kemiskinan menjadi takdir hamba maka jadikanlah hamba ridho dengan kemiskinan yang melanda, jika hanya dengan kemiskinan adalah jalannya hamba dekat kepada-Mu. jadikanlah hamba ini ridho ya Rabb, jadikan hamba memiliki kekayaan hati untuk slalu mengharap cinta-Mu.

Ya Rabb, Jika memang kekayaan ini adalah takdir hamba, jadikanlah hamba seorang yang kaya raya oleh-Mu, bukan menerima kekayaan karena nafsu hamba yang luar biasa ini.

Ya Rabb, Jikalau memang benar engkau tetapkan hamba sebagai orang kaya, maka sholehkanlah pribadiku, sholehkanlah akhlaqku, sholehkanlah batinku, sholehkanlah baktiku kepada kedua orang tuaku terlebih dahulu, sebelum aku menerima kekayaan itu.

Ya Rabb, Jikalau memang nyata engkau tetapkan hamba sebagai orang kaya maka:
- Jadikanlah hatiku terpaut untuk mencari ridho-Mu
- Jadikanlah hatiku penuh dengan kebaikan
- Jadikanlah hatiku penuh dengan keikhlasan
- Jadikanlah hatiku cinta kepada para dhuafa
Ya Rabb, Ya Fattah, Ya Razak, Ya Salaam, Ya Rahman, Ya Rahim
terimalah doa hamba-Mu yang lemah dan hina dina ini.


Sumber : Pyschology Asmaul Husna (99 names of Allah)

Sajak Penghibur


Kawan, aku sangat mencintaimu
melihat betapa cepat kau bosan menjalani hidupmu
aku tuliskan sajak-sajak Cinta untuk menghibur
aku hidangkan kidung-kidung Cinta untuk menghalau kecemasan
aku suguhkan bunga-bunga Cinta untuk aroma kesegaran jiwa
aku berikan pelayanan Cinta sebagai wujud pemberian
: pemberian sebagai bentuk pengorbanan.

Orang-orang menginginkan aku bahagia
sebagaimana aku menginginkan kau bahagia.

Siapa pun dirimu
kau keluargaku
deritamu adalah tangisku
kebahagiaanmu adalah senyumku
kau yang terluka, aku merasakan nyerinya.

Cinta ini pembawa pesan
untuk mengisahkan hal-ikhwal pada kita
biarlah ia bersinar dalam jiwa
walau kadang tampak kadang tidak
selama kita percaya
cahaya itu terasa tumbuh kembali.

oleh @kiaibudi
dalam bukunya yang berjudul "Pusaran Cinta"