Showing posts with label Pasrah. Show all posts
Showing posts with label Pasrah. Show all posts

April 30, 2013

Puisi terakhir WS. Rendra





Seringkali aku berkata..
Ketika semua orang memuji milik-ku

Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya
Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ???
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ???
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ???
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?

Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah,
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita.

Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
Aku ingin lebih banyak harta, ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan,
seolah semua “derita” adalah hukuman baiku.

Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika:
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih,
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”,
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku.

Gusti,
Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
“Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”….

(Puisi terakhir WS. Rendra yang dituliskannya di atas tempat tidur Rumah Sakit)

August 10, 2012

Dzikir 1

Yaa Allah
Yaa Allah.. Yaa Manna nu Yaa Karim
Yaa Allah.. Yaa Rahman nu Yaa Rahim
Yaa Allah.. Yaa Fattahu yaa Hamid
Yaa Allah.. Yaa Rahman nu Yaa Rahim

Ya Rabbi...
Duh Gusti..
Dalam kesadaran hari-hari berganti
kami
meniti lorong-lorong waktu
aku temui didalamnya
suasana duka dan suka
semua bersumber dari-Mu
ketika kami suka
surga telah menyentuk kalbu
duka aku merasa sabar
sehingga keduanya melahirkan rindu
untuk mendekatkan kepada-Mu
mana kala kami taat
keintiman terasa
dan kami tidak ingin berpisah kepada-Mu

Yaa Allah.. Yaa Manna nu Yaa Karim
Yaa Allah.. Yaa Rahman nu Yaa Rahim
Yaa Allah.. Yaa Fattahu yaa Hamid
Yaa Allah.. Yaa Rahman nu Yaa Rahim

Allahumma shali a'la sayyidina Muhammad
Al fatihah..

Jangan berkecil hati

Kadang asa tak seiring takdir
namun bukan berarti itu adalah akhir
karna takdir tersimpan begitu rapi
mudah di ubah-Nya maka jangan berkecil hati.

Tapi, buatlah sesuatu yang menyebabkan Tuhan
tersenyum kepadamu,
walau hanya dengan senyuman indah
yang kau berikan untuk sesama.

Salam
Medang Cinta

August 07, 2012

Berdoalah dengan IHSAN


Ketika kaum Nabi Nuh mengalami kekeringan panjang, hujan tak kunjung turun dari langit. Allah berfirman kepada mereka, " Maka aku katakan kepada mereka, 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Sesungguhnya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dia Membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) sungai-sungai. QS Nuh (80): 10-12'

Nah jika ada sesuatu yg sedang membuat hati, jiwa, dan fikiran menderita. Dimana teramat perlu dan mesti memerlukan Allah, mohonlah kepada-Nya dan angkatlah tanganmu sembari meyakinkan, menyatakan, mengkeluh kesahkan kebutuhanmu kepada-Nya. Benar-benarlah dalam berdoa sehingga akan menghadirkan ijabahnya doa.

Duhai adikku terkasih,
kuperhatikan betapa sayu dan kosongnya tatapan kalian, sedih karna menuntut ilmu,
sedih kehilangan akan kematian ibu dan ayahanda tercinta,
sedih kerana betapa sesaknya hari dan kehidupan yang kalian rasakan.
Sejatinya terlebih dahulu kami merasakannya, dan itulah kisah kehidupan yg slalu diisi dengan ujian keTuhanan.

Berbahagialah...
Berbahagialah karna air mata yang engkau teteskan akan membasahi hati yang kering menjadi lembut kembali...
Berbahagialah karna air mata yang jernih itu akan membersihkan hati yang hitam agar kembali putih bersinar karna cahaya Ketuhanan masuk menerangi hati tanpa ada yang menghalangi...

Sungguh, sejatinya orang tidak akan pernah merasakan nikmatnya kebahagiaan sejati jika dia tiada pernah merasakan apa itu derita.

Derita dan Air Mata diciptakan Tuhan adalah sbagai tanda dan wujud cinta Diri-Nya kepada kita, karna sejatinya telah Tuhan nyatakan bahwa hidup ini adalah ujian (al mulk:2), yg diisi dengan ketakutan, kesedihan, kelaparan dan kekurangan harta. yang ditanamkan di alam rasa kita bukan di alam kehidupan kita, karna kehidupan nyata didunia ini adalah semuanya untuk diri kita dan Allah maha memberi apa yang kita pinta dengan ketulusan doa.
Maka, mari berdoalah dengan tulus':)

"Jika hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, (jawablah) sesungguhnya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan doa orang yang berdoa bila ia berdoa kepada-Ku. Hendaknya mereka memenuhin (seruan)-Ku dan hendaknya mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam bimbingan." 2:186

Alhamdulillah...
Pujilah Allah dengan segala Asma dan ShifatNya, bershalawatlah kepada Rasulullah, wudhukan kembali diri dan hati kita, sembari menghadirkan hati, kita angkat tangan kita mengarah kiblat sebagai penghulu majelis doa, kembali mengikhlaskan hati kepada Allah akan keEsaan-Nya sehingga tidak ada sekutu selain Dia dalam berdoa, lirihkan suara kita karna kita tidak memohon kepada yang tuli, tutuplah dengan amin sembari mengusap wajah dengan kedua telapak tangan sebagai wujud penyegar hati yang telah bersyukur.

Inilah adab doa yang bebasiskan IHSAN yang akan menjadikanmu dalam naungan Cinta. Sebenar-benar Cinta.

Mari kembali bersama slalu mengulang do'a...
"Ya Allah, ya muyasiir yasiir alainaa kulla 'asiir...
Wahai Rabb yang maha agung...
Engkau maha menyaksikan, melihat dan menatap..
Engkau maha mengerti segala kebutuhan dan permasalahan kami...
Dalam kerendahan diri kami sebagai mahluk-Mu yang begitu hina ini kami memohon mengemis pertolongan-Mu..
Ya Mujibu, Sembuhkan saudara kami yang sakit..
Ya Mughni, Kayakan saudara kami yang miskin..
Ya Shaburu, Bahagiakan saudara kami yang sedih..
Ya Razzaq, Cukupkan saudara kami yang kesusahan...
Ya Jami'u ...begitu banyak hajat kami pada-Mu...
Dan tidak akan mengurangi perbendaharaan kekayaan-Mu dari segala kebutuhan mahluk-Mu..
Kabulkan hajat kami semua ya Allah...
Amiin...
Alfatihah...

Subhanallah,
Sukses dan bahagia selalu.


Angga Kusumah Atmadja, samarinda, 8 juni 2011 21:52 GMT+8

Sajak dan hajat Cinta



Tuhan....
Saat aku menyukai seorang teman
Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir
Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir

Tuhan.....
Ketika aku merindukan seorang kekasih
Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta Sejati Mu
Agar kerinduanku terhadap - Mu semakin menjadi

Tuhan.......
Jika aku hendak mencintai seseorang
Temukanlah aku dengan orang yang mencintai - Mu
Agar bertambah kuat cintaku pada - Mu

Tuhan......
Ketika aku sedang jatuh cinta
Jagalah cinta itu
Agar tidak melebihi cintaku pada - Mu

Tuhan....
Ketika aku berucap aku cinta pada - Mu
Biarlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada - Mu
Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena - Mu

Sebagaimana orang bijak berucap
Mencintai seseorang bukanlah apa - apa
Dicintai seseorang adalah sesuatu
Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah berarti
Tapi dicintai oleh Sang Pencinta adalah segalanya

sumber: tidak kuketahui dari siapa yg penting isinya)

Sahabat nabi Jabir ra. menyampaikan bahwa Rasulullah saw pernah berkata, "Apabila seseorang diantara kamu merencanakan sesuatu urusan, hendaknya ia mendirikan shalat dua rakaat, selain shalat fardhu, kemudian bacalah,

"ALLAHUMMA INNI ASTAKHIIRUKA BI'ILMIK.
WA ASTAQDIRUKA BI QUDRATIK.
WA AS'ALUKA MIN FADHLIKAL AZHIIM.
FA INNAKA TAQDIRU WA LAA AQDIR, WA TA'LAMU WALAA A'LAM, WA ANTA 'ALLAMUL GHUYUUB.
ALLAHUMMA IN KUNTA TA'LAMU ANNA HAADZALAMRU: ... (UNGKAPKAN APA KEPERLUAN ANDA) KHAIRUN LII FII DIINI WA MA'AASYI WA'AAQIBATI AMRII FAQDIRHU LII WAYASSIRHU LII TSUMMA BAARIK LI FIIH.
WA IN KUNTA TA'LAMU ANNA HAADZAL AMRA SYARRUN LII FII DIINI WA MA'AASYI WA 'AAQIBATI AMRII, WA 'AAJILIHI WA AAJILIH.
WASHRIFHU 'ANII WASHRIFNII 'ANHU WAQDUR LIYAL KHAIRA HAITSU KAANA TSUMMA RADHDHINI BIH"

"Ya Allah, Aku meminta agar Engkau memilihkan yang terbaik untukku sesuai dengan ilmu-Mu, meminta bantuan-Mu sesuai dengan kuasa-Mu.
Aku meminta kepada Engkau karunia-Mu yang besar.
Sesungguhnya Engkau menentukan sedangkan aku tidak bisa menentukan.
Engkau mengetahui sedangkan aku tidak bisa mengetahui, dan Engkau yang Maha Mengetahui yang gaib.
Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa perkara ini -Kamu Sebutin Deh Perkara itu (jodoh atau pekerjaan apapun)- baik untukku dalam agama, kehidupan, dan akibat perkaraku di dunia dan di akhirat, takdirkanlah dan mudahkan perkara itu untukku, kemudian berkati aku dalam perkara itu.
Namun, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini buruk untukku dalam agama, kehidupan dan akibat perkaraku di dunia dan akhirat, jauhkan perkara itu dariku dan jauhkan aku darinya, kemudian takdirkan untukku kebaikan dimana saja berada dan ridhai aku dengan adanya kebaikan itu."

semangat mengamalkan cinta, moga bisa diamalin deh nih doa.. mohon maaf kali ini lebih lebay sepertinya..

angga kusumah atmadja
cubung cinta

Bercermin pada cahaya mentari

Mari bercermin pada cahaya mentari yang bersinar disetiap siang dan sinar yang menyebabkan rembulan ikut memberikan temaram cahaya kelembutan.

Sebagaimana cahaya matahari yang selalu menyinari bumi begitu pula cahaya Allah, yang selalu setiap harinya terus menerus menyinari semua orang di muka bumi.
Sungguh karna awan-awan hitamlah bumi ini tidak terkena cahaya matahari begitupula dengan awan-awan noda dosa yang menghitami hati ini yang menyebabkan cahaya hidayah Allah tidak kita rasakan.
agar titik-titik noda hitam ini lenyap, maka hanya ada satu solusi "Istigfar" , setiap kali kita melakukan kesalahan maka istigfar solusinya.

Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana'abduka wa ana'ala 'ahdika wa wa'dika ma-statha'tu, a'udzu bika min syarri ma shana'tu, abu'u laka bini'matika 'alayya wa abu'u bidzanbi faghfirli fa innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

Ya Allah, Engkau-lah Tuhanku, tiada tuhan selain engkau yang telah menciptakan aku. Aku adalah hamba-Mu dan aku berada di atas sumpahku dan janjiku pada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku lakukan. Aku mengakui atas nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan aku mengakui dosa (yang aku perbuat). Maka, maafkanlah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau. (HR Muslim)

Salam
Cubung Cinta

Belajar mentuluskan hati






Sakura yang mekar di musimnya akan membantu kita merasakan kelapangan hati, inilah salah satu tanda-tanda kekuasaan Tuhan.

Sejatinya akal kita selalu mengawali segala aktivitas kita, tapi terkadang setiap rencana dan impian yang kita inginkan tidak selalu sepenuhnya tercapai. Karna ' Seindah apapun rencana yang kita buat, lebih indah lagi rencana Tuhan buat kita'.

Jika kita menjelajahi lebih lanjut mengapa rencana indah kita tidak semuanya slalu terlaksana. Maka, penyebabnya bisa jadi dikarenakan kita tidak memahami konsep ketulusan hati, yakni tulusnya kita menerima segala sesuatu yang bener-bener membuat kita tidak berdaya akan segala kehendak dan takdir gusti Alloh.

di dunia ini banyak sekali orang yang faham di agama, tapi dihatinya slalu saja hadir rasa was-was, merasa pertolongan Tuhan itu jauh dan jauh sekali.padahal berjuta doa, berjuta kebaikan mereka lakuin. ada apa dibalik semua itu?

sungguh sejatinya pertolongan Alloh itu dekat dan kemenangan pasti akan datang, dan tuluslah dalam melakukan permohonan.

seperti halnya kemiskinan dan kekayaan...adalah 2 kondisi yang nyata, yang dialami setiap makhluk yang bernama manusia dibumi ini,seseorang tidak akan menjadi kaya raya jika selama takdir hidupnya ia telah dilahirkan berada didalam kemiskinan, hingga ia mengerti bagaimana cara merubah nasibnya sendiri. namun, bagaimanakah cara sebenarnya merubah nasib itu?

ketulusanlah yang akan mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih dari sebelumnya, seperti tulus menerima kemiskinan adalah cikal bakal hadirnya sifat sabar, ridho, dan tawakkaltu illallah.

ibaratnya sebuah pintu dan kunci, maka gerbang membuka pintu kekayaan jiwa dan harta adalah ketulusan hati.ketulusan hati demi mengharap cintanya Rabb semataketulusan hati demi mengharap ridhonya Rabb semataketulusan hati demi menghadirkan tabiat sabar, tabiat ikhlas, tabiat tawadhu dan tabiat tawakkal dalam menjalani hari dan kehidupan.

Sebuah fakta ketuhanan, jika segala fasilitas kehidupan yang kita terima saat ini ialah bukan dari untaian doa dan hajat yang kita lanturkan,melainkan dikarenakan sifat Maha Rahman dan Rahimnya Alloh kepada makhluknya,melainkan karena sifat Ar Razzaqnya Alloh (Maha Pemberi Rezeki).sedang doa yang kita utarakan adalah sebuah ibadah akan pengakuan kita adalah makhluk yang menghamba kepada Alloh azza wa Jalla agar kita tidak merasa sombong dengan apa yang kita terima saat ini.

Adalah kondisi yang sangat tepat bilamana berdoa kepada Alloh agar kita menjadi hamba yang dicintai-Nya, karna dengan begitu keinginan akan segala fasilitas dunia akan terpenuhi. ibarat pepatah 'Kejarlah akheratmu untuk memenuhi kebutuhan duniamu' atau sering diiucap juga 'Kejarlah akheratmu untuk mendapatkan seisi dunia ini' .mengejar akherat ibarat petani yang menanamam padi, dimana ketika padi tertanam maka rerumputan dan berbagaimacam biota didalam sawah tersebut akan tumbuh dan hadir dengan sendirinya.artinya : ketika akherat kita dapatkan, maka cinta Alloh pun telah kita dapatkan, dan karna cinta itu pulalah segala kebutuhan hidup makhluknya Alloh selalu dipenuhi, agar hambanya senantiasa beribadah kepada Rabb.

Ya Rabb, Engkau Maha Tahu akan apa yang hamba butuhkan, jika memang kemiskinan menjadi takdir hamba maka jadikanlah hamba ridho dengan kemiskinan yang melanda, jika hanya dengan kemiskinan adalah jalannya hamba dekat kepada-Mu. jadikanlah hamba ini ridho ya Rabb, jadikan hamba memiliki kekayaan hati untuk slalu mengharap cinta-Mu.

Ya Rabb, Jika memang kekayaan ini adalah takdir hamba, jadikanlah hamba seorang yang kaya raya oleh-Mu, bukan menerima kekayaan karena nafsu hamba yang luar biasa ini.

Ya Rabb, Jikalau memang benar engkau tetapkan hamba sebagai orang kaya, maka sholehkanlah pribadiku, sholehkanlah akhlaqku, sholehkanlah batinku, sholehkanlah baktiku kepada kedua orang tuaku terlebih dahulu, sebelum aku menerima kekayaan itu.

Ya Rabb, Jikalau memang nyata engkau tetapkan hamba sebagai orang kaya maka:
- Jadikanlah hatiku terpaut untuk mencari ridho-Mu
- Jadikanlah hatiku penuh dengan kebaikan
- Jadikanlah hatiku penuh dengan keikhlasan
- Jadikanlah hatiku cinta kepada para dhuafa
Ya Rabb, Ya Fattah, Ya Razak, Ya Salaam, Ya Rahman, Ya Rahim
terimalah doa hamba-Mu yang lemah dan hina dina ini.


Sumber : Pyschology Asmaul Husna (99 names of Allah)

August 05, 2012

Kembara pasrah

Pasrahlah kepada Sang Pencipta
bukan karena pukulan kebingungan
namun karena kesadaran kerinduan
di balik selubung halus dunia ciptaan.

Dengan kepasrahan
menunjukkan pemahaman akan Cinta Tuhan
yang membentuk syukur tak terkirakan
hingga dunia yang penuh pikatan
tak kan sampai
melalaikan.