Jika Anda dapat melihat matahari terbenam dan tersenyum,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika Anda dapat menemukan keindahan di warna bunga yang kecil,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika Anda dapat menemukan kesenangan dalam gerakan kupu-kupu,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika senyum seorang anak masih dapat menghangatkan hati Anda,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika Anda dapat melihat kebaikan pada orang lain,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika hujan mengetuk dan melanggar di atas atap masih dapat membuai anda untuk tidur,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika melihat pelangi masih membuat anda berhenti dan menatap dengan takjub,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika bulu lembut hewan peliharaan yang disukai masih terasa menyenangkan di bawah ujung jari Anda,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika Anda bertemu orang baru dengan jejak kegembiraan dan optimisme,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika anda memberi orang manfaat dari keraguan,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika Anda masih menawarkan tangan Anda dalam persahabatan kepada orang lain yang telah menyentuh hidup Anda,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika menerima kartu atau surat tak terduga masih membawa kejutan yang menyenangkan,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika penderitaan orang lain masih mengisi Anda dengan rasa sakit dan frustrasi,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika Anda menolak untuk membiarkan persahabatan itu mati, atau menerima bahwa ia harus berakhir,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika Anda berharap untuk suatu waktu ada di tempat yang tenang dan mereflesikan sejenak hati dan jiwa,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika Anda masih membeli ornamen, menghiasin rumah atau memasak,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika Anda masih menyaksikan kisah cinta atau ingin berujung pada kebahagiaan,
maka Anda masih memiliki harapan ...
Jika Anda dapat melihat ke masa lalu dan tersenyum,
maka Anda masih memiliki harapan ....
Jika, ketika dihadapkan dengan yang buruk, ketika diberi tahu bahwa semuanya sia-sia,
Namun anda masih dapat melihat dan mengakhiri percakapan dengan kalimat ... yeah .... TAPI ..
Maka Anda masih memiliki harapan ...
Bersyukurlah, dan slalulah berharap kepada Pemilik Segala Harapan.
inilah cara Tuhan menanamkan Iradah (kehendak) kepada hamba-Nya...
“Tidak
ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha
Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi
Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang
mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan
memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan
dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu
kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula
sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan.
Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang."
syair ayahanda DR. Aid Al Qarni. Apakah Anda Masih Memiliki Harapan?
- Homemain page
- Pengantarsay hello
- Ad Durrun NafisTasawwuf
- Subscribe to RSSkeep updated!
August 07, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Blog Archive
-
►
2015
(1)
- ► 10/25 - 11/01 (1)
-
►
2014
(30)
- ► 11/02 - 11/09 (1)
- ► 10/19 - 10/26 (29)
-
►
2013
(38)
- ► 07/07 - 07/14 (1)
- ► 05/19 - 05/26 (6)
- ► 05/12 - 05/19 (2)
- ► 04/28 - 05/05 (25)
- ► 04/14 - 04/21 (2)
- ► 03/24 - 03/31 (1)
- ► 01/20 - 01/27 (1)
-
▼
2012
(104)
- ► 12/23 - 12/30 (52)
- ► 10/28 - 11/04 (2)
- ► 09/30 - 10/07 (2)
- ► 09/16 - 09/23 (8)
- ► 08/19 - 08/26 (6)
- ► 08/12 - 08/19 (3)
-
▼
08/05 - 08/12
(31)
- Seorang Buta Mampu Hafal Al Qur'an dan Mahir 5 Bahasa
- Tentang Cinta
- Galau dan Cinta
- Amalan medang cinta 1
- Dzikir 1
- Jangan berkecil hati
- Merasa Cahaya
- Semesta Cinta ' Cinta Semesta
- Medang Cinta
- sebelum terkubur jadi debu!
- Yang Bersangkutan Cinta
- Kenapa Cinta
- Kucontek kalimat waktu masih SMA
- Berdoalah dengan IHSAN
- Sajak dan hajat Cinta
- Menjadi Sempurna
- Jika dan maka
- Katakan dan Tanyakan!
- Makna Sebuah Titipan
- Bercermin pada cahaya mentari
- Belajar mentuluskan hati
- Sajak Penghibur
- Kajian Al Hikam 4
- Kajian Al Hikam 3
- aku hanyalah aku yang bukan aku
- Putih beras dan keindahanmu
- Kajian Al Hikam 2
- Kajian Al Hikam 1
- Mengusap kepala anak yatim
- Kembara pasrah
- Seperti tasbih
Categories
- Ad Durun Nafis (17)
- Al Hikam (4)
- Amalan (5)
- Berbakti (4)
- Cinta (19)
- Hakekat (32)
- Hikayat (49)
- Intisari (26)
- Jaswan Kabir (1)
- Kisah (7)
- Kitab (37)
- Medang (1)
- Motivasi (6)
- Musik (3)
- Pasrah (8)
- Pendidikan (16)
- Perumpamaan (20)
- Profil (5)
- Rumi (2)
- Sajak (30)
- Sirrul Assrar (27)
- Sufi (82)
- Tauhid (39)
- Tauladan (10)
- Teori (38)
- Tokoh (9)
- Yatim (1)
Followers
Entri Populer
About Me
- masangga
Powered by Blogger.
0 comments:
Post a Comment